Adu Kekuatan, Arab Saudi dan UEA Saling Serang di Yaman

Sumber yang tidak ingin disebutkan namanya ini mengatakan kepada wartawan al-Mrasel Net bahwa 3 anggota perlawanan UEA yang tewas terbunuh dan 5 orang lainnya mengalami luka-luka dalam serangan udara yang dilancarkan oleh jet-jet tempur Saudi yang menargetkan pos-pos militer mereka di utara kota Mokha.

Sumber tersebut menduga bahwa serangan udara tersebut disengaja dan hal ini disebut-sebut terkait dengan sikap gerakan perlawanan selatan UEA dan pasukan Abdur Rabbuh Mansour Hadi di belakang peristiwa bandara Aden yang dianggap sebagai awal dari konflk publik dengan Saudi. (Baca: Setelah Saudi, UEA Beli Senjata Senilai 1,2 Miliar Dolar AS Untuk Sikat Yaman)

Dan pada tanggal 17 februari lalu, informasi khusus mengungkapkan bahwa Arab Saudi berniat memindahkan konflik yang ada di Aden dengan UEA ke sisi pantai barat untuk mengakhiri penguasaan UEA untuk memimpin pertempuran disana.

Reporter al-Mrasel Net menegaskan bahwa Arab Saudi telah mengirimkan dua detasemen pasukan khusus ke wilayah pantai barat, khususnya di Mokha provinsi Taiz dengan dipimpin (A.g) yang merupakan salah satu pemimpin intelijen dan merupakan pemimpin kelompok Salafi Wahabi di Irak dan Suriah. (Baca: Rudal Scud Yaman Gempur Kamp Militer Penting Saudi-UEA di Laut Merah)

Beberapa sumber menyebutkan bahwa Arab Saudi berusaha untuk mengakhiri kekuasaan UEA dan ekslusifitas dalam memimpin pertempuran di pantai barat dengan mengaktifkan kelompok Salafi Wahabi dan Ikhwanul Muslimin (Partai Reformasi) yang dikendalikan UEA dan diklasifikasikan dalam daftar teroris, seperti dilansir Mepanorama (11/02).

Berdasarkan sumber tersebut diketahui bahwa pasukan-pasukan khusus Saudi ini telah diberikan tanggung jawab untuk memantau gerakan dan interaksi militer negara UEA. (Voai)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment