Ahli Politik: Israel Ingin Menyulut Lebih Banyak Perang di Timur Tengah

Seorang komentator politik percaya bahwa peran Israel di Timur Tengah adalah untuk memicu lebih banyak perang, karena “hubungan kuat” Tel Aviv dengan para teroris telah terbukti dalam banyak insiden.

“Serangan terakhir bukanlah sesuatu yang baru dan saya rasa ini tidak akan menjadi yang terakhir. Itu terbukti dengan cara yang tak terelakkan bahwa Israel secara militer terlibat langsung di Suriah dan tempat lainnya, terutama di Lebanon,” kata Redwan Rizk kepada Press TV dalam sebuah wawancara pada hari Jumat.

“Serangan strategis ini disebabkan oleh pencapaian yang dilakukan oleh tentara Suriah dan sekutu-sekutunya serta pasukan di lapangan yang mendapatkan lebih banyak wilayah dan kelompok teroris kehilangan posisi lebih banyak lagi,” tambahnya.

Komentator tersebut kemudian mengatakan bahwa Israel berusaha untuk terus berjuang melawan gerakan perlawanan Hizbullah Libanon di Suriah untuk saat ini, karena takut terlibat dalam perang besar langsung melawan gerakan Libanon.

Dia juga mencatat serangan Israel terakhir terhadap posisi tentara Suriah adalah upaya untuk melemahkan Hizbullah, yang telah memainkan peran yang sangat penting dalam memerangi kelompok teroris Takfiri di Suriah.

Israel telah melakukan banyak serangan terhadap posisi pemerintah Suriah sejak militansi yang disponsori Barat dan sekutu regionalnya tersebut meletus pada Maret 2011. Damaskus mengatakan bahwa razia tersebut bertujuan untuk membantu militan Takfiri yang berperang melawan pasukan pemerintah. [Voai]

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment