Aksi Mengecor Kaki Dilakukan Petani Kendeng di Depan Istana Merdeka

Senin, 13 Maret 2017

VOA-ISLAMNEWS.COM, Jakarta – Petani Kendeng sejumlah sepuluh orang menggelar aksi pasung kaki di Taman Aspirasi, depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Mereka mengecor kedua kaki dengan semen dari Semen Gresik dan Semen Indonesia sebagai tanda protes serta menagih janji dan keberanian Presiden Joko Widodo.

“Ini wujud protes terhadap pemerintah, hidup kami dibelenggu pabrik semen, tambang yang merusak Pegunungan Kendeng,” kata Joko Prianto dari Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin 13 Maret 2017.

Joko mengatakan, aksi pasung kaki ini tak akan diakhiri hingga Presiden Jokowi mengabulkan tuntutan para petani. Mereka ingin Presiden mencabut izin lingkungan pembangunan dan pertambangan pabrik PT Semen Indonesia di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Joko menilai pabrik semen dan tambang telah merusak Pegunungan Kendeng.

“Kita akan terus di sini sesuai dengan aturan yang berlaku, setiap hari kita akan ke sini,”kata Joko.

Para pedemo memberikan waktu satu minggu kepada Presiden untuk merespons tuntutan para petani. Bila tidak ada respons, ia mengancam membawa massa lebih banyak untuk mengecor kaki di depan Istana Merdeka.

“Kita ingin Pegunungan Kendeng lestari. Tidak ada tambang, dan pabrik semen,” tegas dia.

Pasung kaki ini bukan kali pertama dilakukan para petani Kendeng. Aksi ini dilakukan dengan dasar Putusan Peninjauan Kembali Nomor 99 PK/TUN/2016 yang mengabulkan gugatan petani Kendeng dan mencabut izin lingkungan pembangunan dan pertambangan Pabrik PT. Semen Indonesia di Rembang oleh Mahkamah Agung pada 5 Oktober 2016.

Presiden sempat menerima para petani Kendeng pada 2 Agustus 2016. Presiden lalu memerintahkan Kantor Staf Presiden bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk membuat kajian lingkungan hidup strategis dan menunda semua izin tambang di Pegunungan Kendeng.

Tim kajian lingkungan hidup strategis sudah mengeluarkan kesimpulan awal. Mereka menyebutkan, kawasan cekungan air tanah (CAT) Watuputih di Kendeng adalah kawasan karst yang harus dilindungi secara lingkungan hidup dan tidak boleh ditambang.

Walaupun ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap dan perintah Presiden untuk moratorium izin, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengeluarkan izin lingkungan pada 23 Februari 2017. Ganjar dinilai mengabaikan perintah pengadilan dan perintah Presiden.(VOAI/metrotv)

Related posts

Leave a Comment