Analis Politik: Agresi AS di Suriah Tak Bisa Gulingkan Assad

Selasa, 11 April 2017

VOA-ISLAMNEWS.COM, LONDON – Abdel Bari Atwan, ketua redaksi dari koran Rai al-Youm, menggarisbawahi bahwa serangan rudal AS terhadap pangkalan udara tentara Suriah di provinsi Homs yang direncanakan jauh hari sebelumnya, tidak bisa menggulingkan pemerintahan Presiden Bashar al-Assad.

“Serangan itu direncanakan tetapi tidak akan menggulingkan sistem pemerintahan Suriah,” tulis Atwan, Sabtu lalu pasca serangan hari Jum’at. (Baca juga:AS Siapkan Serangan Darat ke Suriah dari Perbatasan Yordania)

Mengungkapkan penyesalan bahwa Arab Saudi adalah negara pertama yang menyambut agresi, diikuti oleh Israel dan Turki, ia mengatakan bahwa tiga negara memiliki catatan agresi terhadap tetangga mereka.

Atwan memperingatkan bahwa setelah agresi AS terhadap pangkalan udara Shayrat di Suriah, negara-negara Arab diletakkan di kawah gunung berapi, menunggu ledakan besar, menambahkan bahwa korban perang masa depan di kawasan adalah orang Arab dan Muslim. (Baca juga:HOAX; Rusia, Iran dan Hizbullah Ancam Serang AS Jika Berani Serang Suriah)

Puluhan orang tewas dalam serangan kimia di kota Suriah Khan Sheikhoun di Barat Laut provinsi Idlib pada hari Selasa.

Amerika Serikat dan sekutunya dengan cepat untuk menuduh pasukan pemerintah Suriah melaksanakan serangan itu. Bagaimanapun, Tentara Suriah mengatakan bahwa “mereka tidak pernah menggunakan (senjata kimia), kapan saja, di mana saja, dan tidak akan melakukannya di masa depan.”

Kapal-kapal perang AS dikerahkan ke Laut Mediterania dan melancarkan serangan udara di sebuah pangkalan udara militer dekat Homs dengan menembakkan sekitar 60 rudal Tomahawk di lapangan udara Shayrat Tenggara Homs Jumat pagi. (Voai)

sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment