Assad: Propaganda Serangan Kimia di Khan Shaikhoun Upaya Barat untuk Benarkan Agresi

Jum’at, 14 April 2017

VOA-ISLAMNEWS.COM, DAMASKUS – Presiden Bashar al-Assad memberikan wawancara kepada AFP di mana dia mengatakan apa yang terjadi di Khan Shaikhoun adalah cerita palsu, menekankan bahwa Suriah tidak memiliki senjata kimia dan bahwa bahkan jika negara memiliki senjata semacam itu, pemerintah tidak akan menggunakannya.

“Sebenarnya, tidak ada yang telah menyelidiki apa yang terjadi hari itu di Khan Sheikhoun sampai saat ini. Seperti yang Anda tahu, Khan Sheikhoun ada di bawah kendali front al-Nusra, yang merupakan cabang dari Al Qaeda, sehingga satu-satunya informasi yang dunia miliki sampai saat ini diterbitkan oleh cabang Al Qaeda. Tidak ada yang memiliki informasi lain. Kami tidak tahu apakah seluruh gambar atau video yang kita lihat benar atau palsu. Itu sebabnya kami meminta investigasi untuk apa yang terjadi di Khan Sheikhoun. Ini adalah pertama,” jelas Assad sebagaimana dikutip SANA, Kamis (13/04).

“Kedua, sumber Al Qaeda mengatakan bahwa serangan terjadi pada pukul 6, sekitar pukul 6:30 di pagi hari, sementara serangan Suriah di daerah yang sama adalah sekitar tengah hari, antara pukul 11:30 hingga 12. Jadi, mereka berbicara tentang dua cerita atau peristiwa yang berbeda. Jadi, tidak ada perintah untuk melakukan serangan apapun, kami tidak memiliki senjata kimia apapun, kami menyerahkan senjata kami beberapa tahun yang lalu. Bahkan jika kami memilikinya, kami tidak akan menggunakannya, dan kami tidak pernah menggunakan senjata kimia kami dalam sejarah,” tambah presiden Suriah itu menambahkan.

Ketika ditanya apakah yang sebenarnya saat itu di Khan Seikhoun, Presiden menjawab bahwa Al-Qaeda bersama sekutu Barat mereka telah mengarang sebuah cerita dan melakonkannya di Khan Seikhoun, kemudian dengan propaganda itu mereka menyebarkannya ke seluruh dunia melalui media-media baik tv maupun jejaring sosial. Tahap berikutnya dalam 48 jam mereka segera melakukan serangan militer, tanpa investigasi dan tanpa bukti apapun, yang mereka punya hanyalah propaganda tanpa bukti, dan dengan itu mereka langsung menyerang.

Mengacu pada gambar dan video yang konon menunjukkan korban Khan Shaykhun, Assad mengatakan “tidak jelas apakah itu terjadi atau tidak, karena bagaimana Anda dapat memverifikasi video? Anda memiliki banyak video palsu sekarang.”

Assad kemudian menyinggung White Helmets yang juga telah terbukti banyak menyebarkan video palsu untuk memfitnah pemerintahannya.

“Seperti putih Helm misalnya, mereka adalah Al Qaeda, mereka adalah front al-Nusra yang mencukur jenggot mereka, mengenakan topi putih, dan muncul sebagai pahlawan kemanusiaan, yang tidak terjadi. Orang yang sama yang membunuh tentara Suriah, dan Anda memiliki bukti di internet pula. Jadi, hal yang sama untuk serangan kimia itu, kita tidak tahu apakah anak-anak yang tewas itu, terbunuh di Khan Sheikhoun? Apakah mereka benar-benar tewas? Siapa yang melakukan serangan jika ada serangan? Zat apa yang dipakai untuk menyerang? Anda tidak memiliki informasi sama sekali, tidak ada sama sekali, tidak ada penyelidikan.

Puluhan orang dikabarkan tewas dalam serangan kimia di kota Suriah Khan Sheikhoun di Barat Laut provinsi Idlib pada hari Selasa pekan lalu.

Amerika Serikat dan sekutunya dengan cepat untuk menuduh pasukan pemerintah Suriah melaksanakan serangan itu. Bagaimanapun, Tentara Suriah mengatakan bahwa “mereka tidak pernah menggunakan (senjata kimia), kapan saja, di mana saja, dan tidak akan melakukannya di masa depan.”

Kapal-kapal perang AS dikerahkan ke Laut Mediterania dan melancarkan serangan udara di sebuah pangkalan udara militer dekat Homs dengan menembakkan sekitar 60 rudal Tomahawk di lapangan udara Shayrat Tenggara Homs Jumat pagi. (Voai)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment