Desak Pemerintah Bubarkan HTI, Ratusan Banser dan Ansor Ngawi Turun ke Jalan

Dengan menyusuri beberapa jalan protokol dalam Kota Ngawi dalam orasinya mereka menuntut HTI segera dibubarkan mengingat faham maupun ideologi yang dibawa bertentangan dengan dasar negara dan mengancam kedaulatan NKRI. Sehingga sudah selayaknya pihak pemerintah untuk membekukan sekaligus melarang semua aktifitas yang erat kaitanya dengan organisasi HTI.

Menurut Sumarno Koordinator Lapangan (Korlap) GP Pemuda Ansor Kabupaten Ngawi, dalam aksi tersebut sekitar 400-500 personel Banser dari seluruh wilayah Ngawi sengaja dikerahkan untuk menuntut pembubaran HTI. Gerakan massa itu digelar setelah adanya informasi jika HTI akan melakukan sosialisasi panji-panji Rasulullah SAW pada hari yang sama. (Baca: Jaringan Terorisme Global Ancam Indonesia)

“Dimana HTI sampai sekarang ini terus mengusung visi misinya yaitu makar terhadap NKRI. Hal ini bisa dibuktikan dengan gerakan-gerakan kadernya dibawah dengan menyebarkan selebaran-selebaran yang provokatif dan salah satunya berisi hasutan kepada umat Islam dan mengajak untuk berkhianat terhadap Pancasila dan NKRI,” terang Sumarno, Jum’at (21/04).

Beber Sumarno, gerakan dari aksi massa yang digelar untuk mengajak warga masyarakat agar lebih sadar bahwa keberadaan HTI sudah akut. Sehingga secara bersama-sama antara masyarakat, Banser demikian GP Pemuda Ansor satu suara menolak dan mencegah kehadiran HTI. Untuk itu pihaknya pun meminta kepada Kepolisian Republik Indonesia harus bersikap tegas terhadap HTI untuk secepatnya dibubarkan.

Sementara itu Polres Ngawi menerjunkan sekitar 350 personel baik dari Sat Sabhara, Sat Intel maupun Satlantas untuk mengamankan aksi massa Banser dan GP Pemuda Ansor itu. Kabag Ops Polres Ngawi Kompol Wahono menegaskan, untuk mengantisipasi gesekan antara kedua ormas tersebut pihaknya melakukan antisipasi dini. Termasuk dengan menerjunkan Polwan sekitar 50 personel yang ditempatkan dibeberapa titik. (Baca: Inilah Slogan Pembodohan HTI-Kelompok Khilafah yang Ingin Hancurkan NKRI)

“Kami tetap berupaya melakukan pencegahan dengan mengerahkan ratusan personel dari jajaran Polres Ngawi. Jangan sampai aksi massa itu terjadi sesuatu hal yang merugikan semua pihak sehingga orasi maupun aksi yang disampaikan Banser maupun GP Pemuda Ansor bisa berjalan dengan tertib,” pungkas Kompol Wahono (Voai)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment