di Masjid ‘Negara Api’ Damai dalam Kerukunan Syiah-Sunni Tercipta

Kamis, 13 April 2017

VOA-ISLAMNEWS.COM, Baku – Kerukunan antar umat Muslim terlihat di Azerbaijan, kendati pertumpahan darah antara kaum Syiah dan Sunni terus terjadi di beberapa negara. Di Masjid Heydar Aliyev yang berada di ibu kota Azerbaijan, Baku mencerminkan kerukunan tersebut. Masjid terbesar di kawasan Kaukasus Selatan ini menjadi simbol keharmonisan Syiah dan Sunni di Azerbaijan karena memiliki praktik ibadah yang unik.

Masjid dengan luas 4.200 meter persegi dengan tinggi 55 meter ini, ibadah salat Jumat dilakukan berdampingan antara Syiah dan Sunni. Misalnya, pada pekan pertama, imam Syiah memimpin salat Jumat, kemudian pada pekan kedua imam Sunni yang memimpin.

Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev bersama para pemimpin komunitas agama memulai ‘ibadah persatuan’ ini ketika masjid baru diresmikan pada 2014. Hal tersebut kemudian dilestarikan dan menjadi simbol keselarasan Syiah-Sunni di Negara Api ini.

Luas total area Masjid Heydar Aliyev adalah 12 ribu meter persegi. Masjid yang diresmikan oleh Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev pada 2014 ini memiliki empat pilar dengan tinggi 95 meter.

Selain ibadah, keharmonisan Syiah dan Sunni juga tercermin dalam praktik pernikahan. Tak ada larangan bagi Muslim Syiah yang ingin menikah dengan Muslim Sunni. Mereka bisa hidup berdampingan satu sama lain, seperti yang dilakukan pendahulunya pada berabad-abad lalu.

Lebih dari 90 persen penduduk Azerbaijan memeluk agama Muslim, dengan 80 persen lebih adalah Syiah dan sekitar 15 persen adalah Sunni. Populasi Muslim di Baku kebanyakan adalah Syiah. Sementara Sunni lebih mendominasi wilayah utara Azerbaijan, yang beretnis Lezgian.

Meski memiliki populasi mayoritas Muslim, Azerbaijan adalah negara sekuler. Rusia dan Soviet yang sempat berkuasa memberikan dampak besar terhadap sekularisme di negara ini.

Sejarah Syiah dan Sunni di Azerbaijan sendiri terpengaruh dari Iran dan Ottoman Turki. Namun, tak ada perbedaan signifikan terhadap keduanya karena identitas agama di sini lebih kepada budaya dan etnis. Saat ini, pemimpin Komunitas Muslim Azerbaijan adalah Haji Allahshukur Pashazade, ulama besar Islam Azerbaijan dan seluruh wilayah Kaukasus.

Beliau adalah satu-satunya ulama Islam di dunia yang memberikan fatwa bahwa Syiah dan Sunni menurut mazhab mereka yang relevan, mewakili keharmonisan Syiah-Sunni di Azerbaijan.(VOAI/cnnindonesia)

Related posts

Leave a Comment