di Selandia Baru, Puasa Ramadhan Hanya 9 Jam Tiap Harinya

VOA-ISLAMNEWS.COM, WELLINGTON – Berpuasa di Selandia baru mungkin bisa menjadi puasa paling ringan yang harus dilakukan umat Islam dalam hal menahan diri dari makan dan minum.

Bagaimana tidak, dilansir dari NewsHub pada Selasa (06/06), puasa disana hanya berlangsung sekitar delapan sampai sembilan jam saja, durasi waktu cukup pendek dibandingkan di belahan Bumi lain, yang menikmati bulan-bulan musim panas dengan waktu siang yang lebih lama.

Di Selandia Baru ada sekitar 30.000 Muslim Asia – dengan kelompok terbesar adalah India (13.000) diikuti oleh orang Indian Fiji, Afghanistan dan Pakistan (sekitar 3000 masing-masing) dan orang Melayu dan Indonesia (1000+ masing-masing).

Muslim pertama di Selandia Baru adalah keluarga India yang menetap di Cashmere, Christchurch, pada tahun 1850an, dan sejak saat itu, populasi Muslim Selandia Baru telah berkembang pesat.

Dengan 26,9 persen adalah penduduk yang berasal dari Asia, 25,7 persen kelahiran Selandia Baru dan 21 persen berasal dari Kepulauan Pasifik (kebanyakan orang Fiji). Hanya 23,3 persen penduduk Selandia baru yang berasal dari Timur Tengah atau Afrika.

Selandia Baru juga merupakan pengekspor utama daging halal, dan pengekspor domba halal terbesar di dunia. (Voai)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment