Dua Gereja Dibom, Presiden Mesir Umumkan Status Darurat

Senin, 10 April 2017

VOA-ISLAMNEWS.COM, Kairo – Serangan bom menghantam dua buah gereja Kristen Koptik Mesir tepat pada perayaan Minggu Palma, Minggu 9 April siang waktu setempat. Serangan tersebut menewaskan sedikitnya 45 orang dan puluhan lainnya luka-luka.

Presiden Mesir Abdul Fattah el Sisi langsung bergerak cepat dengan menerbitkan status darurat selama tiga bulan ke depan. Sebelumnya, mantan Menteri Pertahanan Mesir itu memerintahkan pengerahan tentara nasional di seantero Negeri Piramida.

Presiden Abdul Fattah el Sisi mengumumkan status tersebut saat berpidato usai melakukan pertemuan dengan Dewan Keamanan Mesir di Istana Kepresidenan, Ibu Kota Kairo. Status tersebut masih menunggu pengesahan dari parlemen. Dukungan mayoritas anggota parlemen terhadap sang presiden akan memuluskan penetapan status darurat.

Status darurat akan langsung diberlakukan oleh Presiden Abdul Fattah el Sisi segera setelah langkah hukum dan konstitusional terpenuhi di level parlemen. Status darurat memungkinkan otoritas untuk menggeledah rumah serta menangkap pihak-pihak yang dicurigai tanpa surat perintah.

Sebagaimana diberitakan, serangan bom pertama terjadi di Gereja Mar Girgis di Kota Tanta sekira pukul 10.20 waktu setempat. Ledakan kedua yang dikonfirmasi sebagai serangan bom bunuh diri terjadi di Gereja Santo Markus di Alexandria. Total korban jiwa dari kedua ledakan tersebut mencapai 45 orang.(VOAI/okezone)

Related posts

Leave a Comment