Hadapi Serangan AS, Rusia Kerahkan Kapal Perang ke Suriah

VOA-ISLAMNEWS.COM, TARTUS – Frigat Armada Laut Hitam Rusia, Admiral Grigorovich, memasuki laut Mediterania pada hari hari Jumat (07/04), pasca serangan AS ke Suriah. Kantor berita Rusia, TASS, menyampaikan bahwa laporannya ini didapat melalui sebuah sumber militer-diplomatik di Moskow, menambahkan bahwa kapal akan berhenti di basis logistik di pelabuhan Tartus, Suriah.

“Kapal Rusia yang dipersenjatai dengan rudal jelajah Kalibr akan berada di basis logistik di Tartus, Suriah,” kata sumber itu. (Baca juga:Putin: Agresi AS di Suriah Langgar Hukum Internasional dan Sakiti Rusia)

Admiral Grigorovich semula berada di dekat selat Laut Hitam. Diperkirakan kapal ini akan memasuki Laut Mediterania sekitar pukul 14:00 waktu Moskow. Kapal itu baru-baru ini diisi ulang pasokannya di salah satu kota Rusia, Novorossiisk. Pasukan itu mengambil bagian dalam latihan bersama dengan kapal Turki di Laut Hitam.

Sumber itu mengatakan kehadiran kapal ini di lepas pantai Suriah akan tergantung pada situasi, tapi “dengan cara apapun hal itu akan berlangsung lebih dari satu bulan.” (Baca juga:Fakta-fakta Kejanggalan Serangan Senjata Kimia di Suriah)

TASS menyatakan bahwa pihaknya belum memiliki konfirmasi mengenai hal ini dari sumber-sumber resmi.

Pelayaran fregat ini sebelumnya berlangsung selama bulan Maret lalu. Kapal memasuki Mediterania pada tanggal 2 Maret dan ada tanggal 31 Maret Kementerian Pertahanan mengatakan kapal itu kembali ke Novorossiisk.

Admiral Grigorovich adalah kapal utama proyek 11356. Kapal tersebut memiliki bobot sekitar 4.000 ton, kecepatan 30 knot dan daya tahan 30 hari. Kapal ini dipersenjatai dengan dengan meriam A-190 100mm dan sistem pertahanan udara balistik, termasuk rudal Kalibr-NK dan Shtil, serta tabung torpedo. (Voai)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment