Hussam Eddin: Laporan Komisi Penyelidikan Internasional Terkait Situasi Suriah Tidak Akurat

VOA-ISLAMNEWS.COM, JENEWA – Utusan Tetap Suriah untuk PBB di Jenewa, Duta Besar Hussam Eddin Ala, menyatakan bahwa laporan Komisi Penyelidikan Internasional tentang situasi di Suriah mengungkapkan niat untuk mendistorsi citra Suriah dan memprovokasi masyarakat internasional dan opini publik menentangnya.

Pernyataan Ala ini diungkap dalam dialog interaktif mengenai Suriah dalam kerangka sesi ke-35 Dewan HAM di markas PBB di Jenewa.

Ia mengatakan bahwa laporan awal mengenai kota Aleppo tidak memiliki kredibilitas dan penuh dengan informasi yang bias, bertentangan dan tidak akurat dan mengungkapkan bahwa mereka yang menulis itu tidak tahu apa-apa tentang geografi atau realitas apa yang terjadi di tanah Suriah.

Ala menambahkan sebagaimana dikutip SANA pada Selasa (14/03) bahwa pemerintah Suriah selalu berkomitmen terhadap prinsip-prinsip hukum internasional dan telah mematuhi kewajibannya dalam hal perang melawan terorisme, mencatat bahwa keputusan untuk membebaskan lingkungan timur di Aleppo didasarkan pada prinsip melestarikan kedaulatan Suriah dan integritas teritorial.

“Selain itu, pemerintah Suriah telah meluncurkan beberapa inisiatif untuk mengevakuasi mereka yang terluka, pasien dan orang tua dari kota Aleppo, mengamankan penarikan kelompok bersenjata ke tujuan yang merupakan pilihan mereka sendiri dan membantu warga sipil untuk keluar ke daerah yang aman melalui jalur kemanusiaan, sementara itu, justru kelompok teroris membunuhi dan menakut-nakuti mereka yang berusaha untuk menggunakan jalur kemanusiaan itu,” kata Duta Besar.

Duta Besar itu mengatakan bahwa Suriah menolak tuduhan menyerang warga dan fasilitas sipil, dan menekankan bahwa klaim menggunakan gas klorin serta menargetkan konvoi bantuan kemanusiaan di Urum al-Kubra tidak realistis, bohong dan tidak memiliki bukti konkret. (Voai)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment