ISIS Akui Telah Menyerang Konvoi NATO di Afganistan

Kamis, 04 Mei 2017

VOA-ISLAMNEWS.COM, KABUL – Kelompok teror ISIS/Daesh telah mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap konvoi NATO di Kabul, Afghanistan, pada 3 Mei.

Reuters mengutip sebuah pernyataan Daesh yang dikeluarkan melalui kantor berita Amaq pada hari Rabu (03/04), yang mengatakan bahwa seorang pembom bunuh diri meledakkan sebuah mobil yang diledakkan oleh bahan peledak saat konvoi asing melewati sebuah daerah di dekat kedutaan AS, menewaskan delapan tentara Amerika.

Ledakan tersebut, yang menargetkan konvoi pasukan asing di Kabul, dilakukan oleh seorang penyerang bunuh diri di awal pagi hari. Ledakan itu terjadi di dekat lapangan Abdul Haq di daerah Macroyan. Sekitar 28 orang terluka akibat serangan tersebut.

Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri Afghanistan mengkonfirmasi kematian setidaknya delapan warga sipil dalam ledakan tersebut.

Afghanistan telah mengalami ketidakstabilan politik, sosial dan keamanan yang signifikan selama beberapa dekade, karena organisasi teroris, termasuk Taliban dan Daesh terus melakukan serangan terhadap sasaran sipil dan militer.

Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya melancarkan operasi militer di Afghanistan pada tahun 2001 setelah serangan teror 9/11. Misi di Afghanistan berakhir pada 28 Desember 2014. Pada tanggal 1 Januari 2015, NATO mengumumkan misi barunya di negara tersebut, yang disebut Dukungan Tegas, untuk melatih dan membantu pasukan keamanan Afghanistan. (Voai)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment