Istighosah dan Apel Kesetiaan Terhadap NKRI Oleh NU Jateng

Dan dalam waktu berdekatan rencananya sekitar 10 ribu kader penggerak Nahdlatul Ulama (NU) se Jawa Tengah akan menggelar Istighosah dan Apel Kesetiaan terhadap NKRI dan Pancasila sebagai Dasar Negara, pada hari Sabtu- Minggu (15-16/04/2017) di Pantai Petanahan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Panitia penyelenggara mengatakan, kader-kader NU di Jawa Tengah dipandang perlu untuk mempertegas komitmen tersebut demi keutuhan NKRI dan siap berada di garda terdepan jika NKRI ini mendapat gangguan dari para teroris dan siapapun.

“Selama ini kami mungkin terlihat diam, namun kali ini kami akan buktikan bahwa kami selalu bergerak demi agama bangsa dan negera, kami akan tunjukan bahwa NU tidak akan tinggal diam demi NKRI ini”, kata M. Muzammil ketua Panitia Istighosah dan Apel Akbar kader NU, PWNU Jawa Tengah, kepada pers.

Ia mengatakan, gerakan terorisme oleh kelompok-kelompok radikalisme berbaju agama yang anti NKRI dan Pancasila di sejumlah daerah termasuk yang terbaru di Polres Banyumas yang menyerang tiga orang polisi, sudah sangat mengkhawatirkan. “Oleh karena itu sudah saatnya kami harus bersikap tegas dan meminta pemerintah juga demikian terhadap kelompok radikalis tersebut termasuk kepada Ormas-ormas yang jelas jelas anti NKRI dan Pancasila”, kata Muzammil.

Ia menyatakan, acara apel akbar kader NU se Jawa Tengah itu diadakan secara spontanitas melihat perkembangan yang terjadi akhir-akhir ini. “Acara akan kita awali dengan Doa Bersama pada Sabtu malam di tepi Pantai Petanahan dan Minggu paginya kita akan Apel Kestiaan para kader”, kata Muzammil yang juga salah satu wakil ketua PWNU Jawa Tengah

Segenap Panitia meminta doa restu kepada seluruh Kyai NU di Jawa Tengah umumnya dan di Kabupaten Kebumen khususnya atas acara yang cukup mendadak tersebut. “Jadi mohon doa restu dan mohon maaf kalau acara ini mengejutkan terutama bagi warga di Kabupaten Kebumen”, Muzammil. Ia mengatakan, pada acara tersebut diundang juga Pangdam IV Diponegoro dan Kapolda Jawa Tengah. (Baca: Kelompok Khilafah Kuasai MUI Untuk Hancurkan Indonesia)

“Sejumlah perwakilan kader luar Jawa Tengah juga akan hadir sebagai undangan khusus seperti dari Yogyakarta, Jatim, DKI Jakarta, Jabar, Sumsel, Lampung dan sejumlah wilayah lain”, kata Muzammil.

Sekretaris Panitia Kholison Syafii, pada kesempatan yang sama mengatakan, meminta kepada seluruh Kader NU di Jawa Tengah untuk hadir pada acara tersebut. “Ini instruksi kepada seluruh kader di Jawa Tengah untuk segera mempersiapkan diri hadir pada acara tersebut. Ini sangat penting untuk keutuhan bangsa dan negara kita”, kata Kholison.

Ia mengatakan, selain puluhan ribu Kader Penggerak NU yang diwajibkan hadir pada acara tersebut, para Rois Suriyah dan Ketua Tanfizdiyah Pengurus Cabang NU (PCNU) se Jawa Tengah, ketua-ketua Lembaga dan Ketua Banom PWNU Jateng juga diminta untuk hadir. Pemilihan tempat di Kabupaten Kebumen menurutnya karena pertimbangan strategis dan lokasi yang dipandang mampu untuk menampung kader dalam jumlah banyak, pantai adalah pilihan tepat sebab mengandung makna filosofi yang dalam,Tanah Air kita. (Baca: Banser Minta Masyarakat Waspada Gerakan Khilafah)

Sementara itu, Gus Hasan, Ketua Tanfidyah PCNU Kabupaten Banyumas mengatakan siap untuk mengirimkan seluruh kader penggeraknya ke Kebumen Jawa tengah. ”Tidak ada kata lain kecuali siap menjalankan tugas sebagai kader. Kami dari Banyumas sudah berikrar untuk mempertahankan keutuhan NKRI sampai titik darah penghabisan”, kata Gus Hasan. (Voai)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment