Kondisi Terkini Hubungan AS-Rusia; Lebih Buruk dari Perang Dingin

Minggu, 02 April 2017

VOA-ISLAMNEWS.COM, KREMLIN – Peskov yang dianggap sebagai tangan kanan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam sebuah wawancara di program “Good Morning America” di stasiun ABC, mengungkapkan kondisi terkini hubungan Amerika Serikat (AS) dan Rusia yang rusak di level terendah. Peskov mengatakan hubungan kedua negara mungkin lebih parah dari Perang Dingin di masa silam.

Dia ditanya, apakah hubungan AS dan Rusia saat ini setara dengan kondisi saat kedua negara terlibat Perang Dingin. Peskov menjawab; “Mungkin lebih parah lagi”. [Baca; Rusia Bermain Mata Dengan Israel, Iran Ambil Alih Sistem Pertahanan Udara Suriah]

Dia merinci perilaku AS yang telah membuat hubungan dengan Rusia terus memburuk. Sikap bermusuhan AS yang terbaru adalah penjatuhan sanksi baru-baru ini terhadap Rusia.

“Apakah itu ramah? Saya takutnya tidak,” ucap Peskov mengacu pada sanksi yang dijatuhkan AS. Contoh lainnya, lanjut Peskov, adalah tindakan AS yang mengusir para diplomat Rusia. Pengusiran ini terjadi di akhir pemerintahan Barack Obama, namun tidak dibalas oleh Putin.

“Ini tidak ramah. Ini bukan hukum dalam hal hukum internasional. Jadi, tentu saja, ini adalah kerusakan yang sangat signifikan bagi hubungan bilateral kami,” ujar Peskov, yang dikutip Sabtu (1/4/2017). [Baca; Kritikan Pedas Rusia ke Eropa Atas Solusi Konflik Suriah, Kalian Jangan Seperti Burung Onta]

Komentar juru bicara Kremlin ini muncul setelah FBI mengumumkan bahwa mereka sedang menyelidiki dugaan komunikasi antara rekan-rekan Presiden AS Donald Trump dengan pihak Rusia terkait pemilu AS 2016 lalu.

Peskov membantah klaim bahwa Rusia mengganggu pemilihan presiden AS 2016. “Campur tangan Moskow dalam pemilihan presiden adalah berita palsu,” katanya. Meski hubungan kedua negara memburuk, menurut Peskov, masih ada kemungkinan untuk memperbaikinya. [Voai]

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment