Kremlin: Dukungan Rusia Tak Akan Pernah Pudar untuk Assad

Kamis, 13 April 2017

VOA-ISLAMNEWS.COM, MOSKOW – Permintaan kepada Rusia untuk menjauhkan diri dari Presiden Suriah Bashar Assad adalah picik dan tidak masuk akal karena mereka mengabaikan kebutuhan untuk memerangi terorisme dan penyelesaian politik di Suriah. Hal ini disampaikan Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, kepada wartawan pada hari Rabu (12/04).

Rusia menganggap bahwa tujuan utamanya adalah memerangi kelompok teroris ISIS serta mencari penyelesaian politik dan diplomatik di Suriah, kata Peskov. “Kami percaya bahwa mengajukan pertanyaan pada kebutuhan untuk menjauhkan dari Assad, tanpa menyebutkan dua tujuan utama, adalah picik,” katanya sebagaimana dikutip TASS. (Baca juga:Rusia Ingatkan AS Untuk Tidak Mengulangi Serangan ke Suriah)

Peskov mencatat bahwa Assad adalah pemimpin yang sah dari sudut pandang hukum internasional dan juga komandan tertinggi dari tentara Suriah, yang berperang melawan teroris internasional, yang telah menduduki beberapa bagian utama dari wilayah negara itu. Pada gilirannya, Rusia mendukung Damaskus dalam laga ini.

“Itu sebabnya mengajukan permintaan bahwa Rusia harus berhenti mendukung Assad berarti meminta untuk berhenti mendukung usahanya dalam memerangi ISIS, ini terdengar seperti cara pemaksaan yang absurd, Ini lebih relevan diserukan untuk menghentikan bantuan dan memberikannya tangan teroris sehingga mereka bisa melanjutkan serangan terhadap otoritas yang sah dari Suriah,” katanya. (Baca juga:Abdel Bari Atwan: Serangan Udara AS Tak Bisa Gulingkan Assad)

Juru bicara Kremlin itu juga menyarankan untuk memperhatikan pernyataan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov bahwa tidak ada perlunya untuk memanggil seseorang untuk membuat pilihan dan berada di persimpangan jalan, dan ini adalah sia-sia. (Voai)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment