Minta Saudi Hentikan Perang di Yaman, Kanselir Jerman Tetap Jual Senjata ke Riyadh

VOA-ISLAMNEWS.COM, JEDDAH – Kanselir Jerman Angela Merkel meminta Riyadh untuk menghentikan agresi militernya terhadap Yaman, meskipun Berlin terus menjual senjata ke kerajaan tersebut. (Baca: Bendera ISIS di Gedung Kedutaan Arab Saudi di Jerman)

“Kami percaya pada proses resolusi diplomatik yang dipimpin oleh PBB … Kami tidak berpikir bahwa akan ada solusi militer untuk konflik ini,” kata Merkel saat berkunjung ke kota pelabuhan Saudi, Jeddah, pada Ahad kemarin.

Dia menambahkan bahwa tindakan harus diambil untuk menanggulangi “situasi kemanusiaan yang sangat buruk” di Yaman. (Baca: Catherine Sakdham: Ada Tangan Wahabi Saudi di Balik Pembantaian Muslim Nigeria)

Ini sebagai kesepakatan yang ditandatangani tentara Saudi untuk menerima pelatihan dari tentara Jerman di fasilitas militernya.

Kesepakatan terpisah juga dibuat untuk polisi federal Jerman yang akan menginstruksikan dan melatih polisi perbatasan Saudi dan pasukan keamanan lainnya.

Dalam perjalanan tersebut, Merkel bertemu dengan Raja Salman Al Saud, Putra Mahkota Mohammed bin Nayef, dan Wakil Putra Mahkota Mohammed bin Salman. (Baca: Atas Nama AS, Arab Saudi Dalangi Terorisme di Negara-Negara Arab)

Jerman adalah salah satu pemasok senjata terbesar pada kerajaan, Arab Saudi menggelontorkan sekitar setengah miliar dolar untuk persenjataan pada tahun 2016. Awal bulan ini, Berlin juga menyetujui penjualan senjata senilai jutaan dolar ke Uni Emirat Arab yang membantu Arab Saudi di Yaman. (Voai)

Sumber; Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment