Park Geun-hye : Kebenaran Akan Terungkap

Senin, 13 Maret 2017

VOA-ISLAMNEWS.COM, Korea Selatan – Park Geun-hye mantan Presiden Korea Selatan akhirnya meninggalkan istana kepresidenan, Blue House, pasca dirinya dilengserkan Mahkamah Konstitusi. Geunh-hye kembali ke kediaman pribadinya di Seoul Selatan, dan disambut ratusan pendukungnya.

Juru bicara kepresidenan Kim Dong-jo mengatakan bahwa Presiden Park Geun-hye baru saja meninggalkan Blue House dan menuju rumah pribadinya. Tidak ada pernyataan yang dirilis mengenai kepergiannya.

Min Kyung-wook anggota Parlemen korsel mengatakan jika Geun-hye merasa menyesal dengan apa yang sedang terjadi di pemerintahannya. “Saya sangat menyesal tidak bisa menyelesaikan mandat yang sudah diberikan kepada saya,” ungkap Kyung-wook menirukan ucapan Geun-hye, Senin (13/3/2017).

Pada pidato perdananya, Geun-hye meyakinkan pendukungnya jika dirinya tidak bersalah. “Memang butuh waktu. Tapi, kebenaran akan terungkap,” ucapnya.

Geun hye dilengserkan setelah diduga terlibat dalam penyalahgunaan kekuasaan yang menyebabkan terjadinya tindak korupsi. Putusan pengadilan pada Jumat (10/3/2017) menyetujui pemungutan suara parlemen untuk memakzulkan Geun-hye dan mencabut hak istimewanya.

Geun-hye dilengserkan setelah rakyat Korsel melakukan demo besar-besaran, selama tujuh pekan berturut-turut, sepanjang akhir tahun lalu. Hwang Kyo-ahn pun ditunjuk untuk menjalankan pemerintahan sementara setelah Geun-hye di non aktifkan.

Dengan ini, Geun-hye menjadi presiden perempuan sekaligus yang terpilih secara demokratis pertama yang harus diberhentikan secara paksa dari jabatannya. (VOAI/poskotanews)

Related posts

Leave a Comment