Pasukan Filipina Berhasil Tewaskan Pemimpin Senior Abu Sayyaf

Pemimpin dari kelompok teroris Abu Sayyaf yang tewas terbunuh di tangan pasukan pemerintah ini diketahui bernama Al-Habsy Misaya. Ia tewas dalam baku tembak yang terjadi dengan pasukan AL pada jumat kemarin (28/04) di provinsi Sulu yang merupakan benteng bagi kelompok militan yang terkait dengan organisasi teroris ISIS dimana mereka sering melakukan aksi penculikan dan memenggal para sandera mereka jika uang tebusan yang mereka minta tidak dibayar.

Militer Filipina mengatakan bahwa Misaya terlibat dalam aksi kekerasan selama lebih dari 15 tahun dan dianggap sebagai salah satu penculik paling terkenal di selatan Filipina.

Sebelumnya, pada tanggal 11 April lalu, terdapat 9 orang termasuk 4 pasukan keamanan telah tewas dalam bentrokan sengit yang terjadi dengan sekitar 10 orang militan bersenjata yang diduga merupakan anggota kelompok Abu Sayyaf di pulau wisata Bohol di Filipina selatan, seperti dilansir Almayadeen (Baca: Duterte: Teroris Abu Sayyaf Bangun ke Khalifahan di Asia Tenggara)

Kehadiran kelompok Abu Sayyaf ini telah menyedot perhatian besar pemerintah Filipina dan tampaknya kelompok ini tidak akan menghentikan aksi penculikannya yang sebagian besar menargetkan pelaut dari Indonesia, Malaysia dan Vietnam. Kelompok ini sering menangkap warga asing , sebagaimana pada tahun lalu mereka memenggal dua kepala warga Kanada dan mereka juga pernah memenggal kepala seorang kakek tua asal Jerman di bulan februari lalu. (Baca: Cerita Tragis Seorang Ibu Tentara Filipina Tentang Abu Sayyaf Penggal Kepala Anaknya)

Pemerintah Filipina mengatakan bahwa mereka akan meningkatkan kekuatan mereka dan mencapai kemajuan dalam menumpas para pemberontak dan pengacau di negaranya sebagai upaya untuk mencegah ISIS menjadikan negaranya sebagai batu pijakan di sekitar wilayah yang bermasalah yang dekat dengan Indonesia dan Malaysia. (Voai)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment