Pemimpin Tertinggi ISIS Minta Bantuan Lawan Kurdi di Raqqa

Selasa, 09 Mei 2017

VOA-ISLAMNEWS.COM, RAQQA – Ketua ISIS Abu Bakr al-Baghdadi dilaporkan telah meminta bantuan pendukungnya melawan serangan Pasukan Demokratik Suriah yang dipimpin Kurdi di Raqqa.

Sumber lokal di Raqqa sebagaimana dikutip FNA pada Senin (08/05) mengatakan bahwa al-Baghdadi juga telah memerintahkan rekan-rekannya untuk menerapkan tindakan pengamanan yang lebih ketat dan mencegah puluhan warga sipil melarikan diri dari kota.

Mereka menambahkan bahwa ISIS juga telah menyita 20 kapal yang digunakan untuk memindahkan penduduk sipil ke sungai Efrat Utara dan Selatan.

Juga, ISIS telah menghentikan operasinya untuk memindahkan puluhan keluarga warga sipil dari Raqqa ke daerah-daerah yang dikuasai SDF.

Sumber tersebut mengatakan bahwa pasukan ISIS sekarang berada pada kondisi siaga di Raqqa.

Laporan lain dari Deir Ezzur dan Raqqa juga mengatakan bahwa ISIS dalam beberapa hari terakhir telah membacakan permintaan al-Baghdadi untuk meminta bantuan di masjid dua kota tersebut, meminta umat Islam di daerah yang dikuasai ISIS untuk memobilisasi serangan SDF di Raqqa. (Baca juga:SDF Bebaskan Rumah Sakit Watani di Suriah Utara dari ISIS)

Laporan terbaru dari Raqqa mengatakan bahwa SDF melanjutkan kemenangan mereka melawan ISIS dan memukul mundur mereka dari rumah sakit Watani di bagian barat kota Tabaqa di Timur Laut Suriah.

Abu Bakar al-Baghdadi sendiri telah berkali-kali dilaporkan tewas atau terluka dalam berbagai serangan di Suriah maupun Irak, namun berkali-kali pula kemunculannya kembali dilaporkan meski itupun tanpa disertai bukti foto maupun rekaman suara. (Baca juga:Jejak Pembunuhan Al-Baghdadi dari Tahun ke Tahun)

Dalam laporan media terakhir dikabarkan Abu Bakar al-Baghdadi telah ditangkap oleh pasukan gabungan Suriah dan Rusia, namun hal ini dibantah presiden Suriah Bashar al-Assad yang mengatakan bahwa hal itu adalah berita bohong. (Baca juga:Pasukan Gabungan Suriah dan Rusia Tangkap Pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi)

Assad mengatakan bahwa berita itu tidak benar, karena perbatasan Irak-Suriah sejauh ini masih dikuasai oleh kelompok teroris ISIS, dan bukan di bawah kendali pasukan Suriah, Rusia atau bahkan Amerika. Kelompok teroris ISIS mengontrol penuh wilayah perbatsan, sehingga al-Baghdadi aman di daerah tersebut. [Voai]

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment