Penangkapan Ratusan Ikan Paus di Antartika, Jepang Picu Kemarahan Global

Sabtu, 01 April 2017

VOA-ISLAMNEWS.COM, TOKYO – Jepang telah menimbulkan kemarahan global setelah penangkapan ikan paus mereka membunuh 333 paus minke dalam acara perburuan Antartika tahunan mereka, yang menyimpang dari hukum internasional.

Badan Perikanan Jepang sebagaimana dikutip Sputnik pada Jum’at (31/03), berpendapat bahwa perburuan 83-hari mereka di laut selatan itu tidak melanggar moratorium global 1986 soal penangkapan ikan paus, yang ditandatangani Jepang, karena mereka mengklaim bahwa pembantaian itu dilakukan atas nama “penelitian ilmiah” untuk “tujuan mempelajari sistem ekologi di Laut Antartika.”

“Karena mayoritas dari paus jantan maupun betina yang diambil adalah dewasa, ini menunjukkan bahwa spesies ini bereproduksi dengan sehat,” kata lembaga itu dalam pernyataan keterlaluan mereka. Mereka mengklaim bahwa tujuan mereka membunuh adalah untuk membuktikan bahwa populasi ikan paus cukup tinggi untuk mempertahankan tindakan mereka.

The International Court of Justice (ICJ) dan berbagai negara, termasuk aktivis lingkungan dan kelompok-kelompok hak-hak binatang telah menyatakan bahwa klaim penelitian mereka adalah palsu, dan bahwa maksud sebenarnya adalah untuk menyembelih hewan itu untuk diambil dagingnya yang memiliki harga tinggi di pasar Jepang.

“Setiap tahun Jepang tetap ngotot melakukan perburuan ikan paus dengan alasan ilmiah di mana hewan-hewan indah ini dikorbankan sia-sia,” ujar Kitty Block, wakil presiden eksekutif Humane Society International. “Ini adalah kekejaman menjijikkan dalam nama ilmu pengetahuan yang harus diakhiri.” (Voai)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment