Pesawat Tempur Israel Sasar Tentara Suriah di Dataran Tinggi Golan

Kantor berita resmi Suriah SANA, mengutip sumber militer yang tidak disebutkan namanya, mengatakan bahwa jet tempur Israel telah menembakkan dua rudal ke posisi militer di sekitar kota Khan Arnabah di pedesaan Quneitra, barat daya ibu kota provinsi Quneitra, sekitar pukul 18:45 waktu setempat pada hari Jumat, yang menyebabkan kerusakan material.

Militer Israel juga mengkonfirmasi agresi tersebut dalam sebuah pernyataan, mengatakan bahwa serangan tersebut dilakukan sesaat setelah tiga peluru mortir yang ditembakkan dari Suriah jatuh di daerah terbuka di utara Dataran Tinggi Golan yang diduduki.

Pernyataan tersebut, menambahkan bahwa proyektil tidak menyebabkan luka atau kerusakan, dan kemungkinan besar tidak disengaja atau salah sasaran dari perang di Suriah. (Baca: Inilah Serangan Putus Asa Israel di Suriah)

Sementara itu, televisi yang dikelola pemerintah Suriah, yang mengkonfirmasikan serangan udara Israel, mengatakan bahwa upaya putus asa semacam itu tidak akan menghalangi tentara Suriah untuk terus menghancurkan kelompok teroris yang bertindak sebagai wakil Israel di wilayah tersebut.

Perbatasan yang memisahkan Suriah dan bagian yang diduduki Israel dari Dataran Tinggi Golan telah tegang sejak militansi yang didukung Barat dan negara-negara regional, mencengkeram pada tahun 2011, yang menewaskan ratusan ribu orang sejauh ini. (Baca: Israel Tampung dan Obati Teroris yang Terluka dari Aleppo)

Israel merebut Dataran Tinggi Golan dari Suriah setelah Perang Enam Hari pada tahun 1967, kemudian menduduki tempat itu dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional. Rezim Israel telah membangun puluhan permukiman ilegal di daerah tersebut sejak saat itu dan telah menggunakan wilayah tersebut untuk melakukan sejumlah operasi militer melawan pemerintah Suriah. (Voai)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment