Referendum Perubahan Konstitusi, PM Turki Nyatakan Kemenangan

Senin, 17 April 2017

VOA-ISLAMNEWS.COM, ANKARA – Perdana Menteri Turki Binali Yildirim menyatakan kemenangan dalam referendum perubahan konstitusi untuk memperluas kekuasaan presiden setelah 99 persen suara dihitung. Sebanyak 51,3 persen dari pemilih Turki mendukung amandemen konstitusi.

Referendum untuk memperkuat kekuasaan Presiden Recep Tayyip Erdogan, jika yang bersangkutan menang, digelar di Turki, kemarin, Minggu, (16/04).

Sputnik melaporkan bahwa Yildirim mengatakan suara “Tidak” memiliki nilai yang sama sebagaimana suara yang mendukung perubahan. Ia mengatakan bahwa kata terakhir milik rakyat dan rakyat Turki mengatakan “ya.”

Ia juga menekankan bahwa hasil suara adalah jawaban terbaik bagi militan PKK Kurdi dan semua pasukan asing yang bermusuhan dengan Ankara. Dia menambahkan bahwa itu respon terbaik untuk upaya kudeta militer 2016.

Presiden Recep Tayyip Erdogan memilih di pagi hari di Istanbul, Perdana Menteri Binali Yildirim di Izmir, sementara Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu memberikan suara di kota kelahirannya Antalya. Para pemimpin partai oposisi utama, Kemal Kilicdaroglu dari Partai Republik Rakyat (CHP) dan Devlet Bahceli dari Partai Gerakan Nasionalis (MHP), memilih di Ankara.

Pada tanggal 21 Januari, parlemen Turki menyetujui amandemen konstitusi yang akan memperkuat kekuasaan presiden atas legislatif dan yudikatif. Jika disetujui dalam referendum, presiden juga akan bisa tetap menjadi kepala partai dari partai politik yang ia wakili, memiliki kemampuan untuk menunjuk sejumlah hakim tinggi dan menyatakan keadaan darurat, dimana itu semua tidak diperbolehkan oleh undang-undang saat ini. Keputusan itu dikritik oleh partai oposisi sebagai upaya perebutan kekuasaan oleh presiden.

Pemungutan suara ditutup pukul 13.00 waktu GMT di bagian timur Turki dan satu jam kemudian di tempat lain. Hasil voting dari wilayah timur Turki, di mana referendum dimulai lebih awal, diharapkan akan diumumkan secara resmi dengan segera. (Voai)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment