Serang Suriah, Pesan AS kepada Teroris untuk Lanjutkan Teror

Dmitry Medvedev membuat pernyataan tersebut dalam sebuah pidato di Majelis Rendah Parlemen Rusia (Duma), Moskow, kantor berita Tass melaporkan pada hari Rabu.

Dia menekankan bahwa serangan rudal AS pada 7 April ke pangkalan udara militer Shayrat di provinsi Homs adalah “agresi militer” karena tidak diberi wewenang oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dan melanggar hukum internasional.

“Kami tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya, tapi saya tahu pasti siapa yang mendapat manfaat dari tindakan agresi ini – ISIS, karena [serangan tersebut] memberi mereka kendali bebas,” katanya.

Perdana Menteri Rusia selanjutnya menuduh pemerintah AS memerangi pemerintah Damaskus dan bukan terorisme.

“Apakah orang Amerika suka atau tidak, … bahwa (pemerintah Suriah) adalah kekuatan politik yang sah,” tambahnya.

Medvedev juga memperingatkan bahwa eskalasi konflik yang berlanjut di Suriah akan mengakibatkan “penghancuran negara Suriah, disintegrasi dan kemenangan parsial teroris.”

Di tempat lain dalam komentarnya, Medvedev mengatakan bahwa apa yang terjadi di Khan Shaykhun adalah “provokasi yang direncanakan dengan baik, yang mungkin pemerintah AS diuntungkan olehnya.”

Dia juga menyerukan penyelidikan menyeluruh atas insiden tersebut dan memperingatkan agar tidak menunjukkan kesalahan pada Presiden Suriah Bashar Assad. (Voai)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment