Skenario Busuk AS di Suriah Dibongkar oleh Putin

VOA-ISLAMNEWS.COM, MOSKOW – Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan serangan rudal AS ke pangkalan udara Suriah dengan dalih dugaan serangan kimia adalah plot yang sama yang digunakan Washington untuk menginvasi Irak pada tahun 2003.

Berbicara pada konferensi pers bersama dengan timpalannya dari Italia, Sergio Mattarella, di Moskow pada hari Selasa (11/04/2017), Putin mengatakan Washington menginvasi Irak menyusul tuduhan palsu bahwa Saddam memiliki senjata kimia. (Baca: Putin Kecam Tuduhan Tak Berdasar Serangan Kimia di Suriah)

“Kemudian perwakilan AS di Dewan Keamanan PBB menunjukkan senjata kimia yang diduga ditemukan di Irak,” katanya, dan menambahkan bahwa intervensi militer “berakhir dengan kehancuran negara itu, dengan pertumbuhan ancaman teroris dan lahirnya … [ kelompok teroris ISIS] di panggung internasional, tidak lebih, tidak kurang”.(Baca: Analis: Serangan Kimia di Suriah Hanya Bualan AS untuk Serang Damaskus)

Pada tanggal 7 April, rudal jelajah AS mencapai pangkalan udara Shayrat di provinsi Homs pada awal pekan ini, menewaskan 15 warga sipil dan menyebabkan kerusakan material. Washington mengklaim bahwa pangkalan udara Shayrat adalah asal-usul serangan gas kimia pada 4 April lalu,  di kota Khan Shaykhun, provinsi Idlib yang menewaskan lebih dari 80 orang.

Serangan AS ke lapangan udara Suriah menyusul tuduhan keterlibatan Damaskus dalam insiden Khan Shaykhun “sangat mirip dengan tuduhan pada tahun 2003,” tegas Putin.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pekan lalu bahwa kematian di Khan Shaykhun disebabkan ketika serangan udara Suriah memukul “gudang teroris” yang digunakan untuk membuat bom yang mengandung “zat beracun.” Suriah juga memberikan laporan yang serupa atas insiden tersebut. (Baca: Inilah Siasat Cerdas Putin di Suriah)

Di tempat lain dalam sambutannya, Presiden Rusia memperingatkan di masa depan senjata kimia Suriah juga akan menjadi alat “provokasi” untuk membidik Presiden Bashar al-Assad.

“Kami memiliki informasi dari berbagai sumber bahwa provokasi tersebut – saya tidak bisa menyebut mereka sebaliknya – sedang disiapkan di daerah lain di Suriah, termasuk di pinggiran selatan Damaskus, di mana mereka kembali berencana untuk membuang beberapa jenis zat dan menuduh pihak berwenang resmi Suriah menggunakannya,” katanya. (VOAI)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment