Suriah Kutuk Serangan Rudal AS ke Pangkalan Militer Homs

Jum’at, 7 April 2017

VOA-ISLAMNEWS.COM, DAMASKUS – Suriah mengutuk serangan rudal AS yang menargetkan sebuah pangkalan udara dekat Homs sebagai “tindakan agresi.” Sementara Israel dan kelompok-kelompok teroris yang didukung Barat menyerukan serangan lebih lanjut.

Sekitar 60 rudal Tomahawk ditembakkan dari kapal perang AS yang berada di Laut Mediterania, ke pangkalan udara Shayrat di tenggara dari Homs pada Jumat pagi. Sumber militer Suriah mengatakan serangan menyebabkan “kerugian”, sebagian rudal menghantam landasan, hanggar, menara kontrol dan gudang amunisi. [Baca; Trump Perintahkan Serang Suriah dengan Rudal Tomahawk]

Gubernur Homs Talal Barazi mengatakan serangan rudal AS melayani “kelompok teroris bersenjata” dan ISIS Takfiri, dan menegaskan bahwa “agresi” tidak akan mencegah pemerintah Suriah dari “memerangi terorisme.”

“Serangan ini tidak akan mencegah kita dari memerangi terorisme. Kami tidak terkejut melihat Amerika dan Israel mendukung terorisme ini,” kata Barazi dalam sebuah wawancara telepon dengan televisi SANA.

Bolivia meminta sidang tertutup Dewan Keamanan PBB segera diadakan pada hari Jumat. Rusia juga mengatakan DK PBB harus segera menggelar sidang darurat. [Voai]

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment