Suriah Tolak Tuduhan Penggunaan Senjata Kimia di Idlib

Rabu, 05 April 2017

VOA-ISLAMNEWS.COM, IDLIB – Suriah menolak tuduhan penggunaan gas beracun di Khan Sheikhoun atau di kota atau desa lain di Idlib atau dimanapun di Suriah. Pemerintah menegaskan bahwa tentara Arab Suriah tidak memiliki bentuk senjata kimia apapun. Seorang sumber dalam Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Suriah mengeluarkan pernyataan ini pada hari Selasa (04/04).

Sumber menambahkan dalam sebuah pernyataan kepada SANA, bahwa agen-agen dari kelompok-kelompok teroris bersenjata yang aktif di Khan Sheikhoun, dan pihak-pihak barat serta kawasan yang mendukung mereka dan media yang berafiliasi dengan mereka, telah mengedarkan berita bohong tentang serangan dengan gas beracun di kota Khan Sheikhoun di provinsi Idleb.

“Seperti biasa dan sejak empat tahun, pihak mereka telah membuat tuduhan-tuduhan palsu terhadap angkatan bersenjata di Republik Arab Suriah,” kata pernyataan itu.

Ia menambahkan bahwa Suriah menegaskan mereka telah melakukan semua kewajibannya terhadap Konvensi Senjata Kimia (OPCW) sejak bergabung dengan perjanjian pada 2013.

“Kampanye baru itu dilakukan setelah prestasi yang diperoleh oleh tentara Arab Suriah dan pasukan pendukung mereka dalam perang melawan terorisme selama hari-hari dan minggu-minggu terakhir. Di samping itu, mereka membuat cerita bohong ini sebelum diadakannya pertemuan Uni Eropa besok tentang Suriah, demi alasan untuk melancarkan serangan pada negara ini dan membenarkan resolusi bermusuhan yang akan diadopsi dalam pertemuan ini,”kata Kementerian Luar negeri tersebut.

Pernyataan ini menambahkan bahwa Suriah menegaskan kembali kecamannya terhadap kejahatan yang dilakukan oleh organisasi teroris bersenjata di Khan Sheikhoun yang akan dimasukkan dalam kerangka keuntungan politik dasar dengan mengorbankan roh para wanita dan anak-anak Suriah, menegaskan bahwa Suriah menolak tuduhan penggunaan dari bahan-bahan beracun oleh pihak manapun atau di tempat manapun di bawah kondisi apapun.

“Republik Arab Suriah menekankan bahwa semua tuduhan yang dibuat tidak akan mencegah negara itu dari melanjutkan perang terhadap terorisme, pendukung dan sponsor mereka di Arab Saudi, Turki, Qatar dan beberapa negara Uni Eropa, dan bekerja untuk solusi politik atas krisis di Suriah,” jelas Kementerian Luar Negeri, menyerukan masyarakat internasional untuk mendukung upaya dalam memerangi terorisme tersebut. (Voai)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment