Terkait Pengiriman Senjata ke Ukraina, Gedung Putih Tutup Mulut

Sabtu, 11 Maret 2017

VOA-ISLAMNEWS.COM, WASHINGTON DC – Sekretaris Pers Gedung Putih, Sean Spicer, mengatakan bahwa Trump tidak akan memberikan informasi apapun yang berhubungan dengan pengiriman senjata defensif mematikan ke Ukraina.

Sekretaris Pers Gedung Putih Sean Spicer mengatakan kepada wartawan dalam sebuah konferensi pers bahwa Presiden AS Donald Trump tidak akan memberikan informasi apapun yang berhubungan dengan pengiriman senjata defensif mematikan ke Ukraina karena dia tidak ingin merusak strategi negosiasinya sendiri.

“Presiden [Trump], dalam masalah strategi negosiasi secara keseluruhan, telah membuat jelas dalam berbagai keadaan bahwa filsafatnya bukanlah salah satu orang yang mengatakan ‘Aku akan memberitahu kalian apa yang akan aku lakukan’ untuk memaksimalkan strategi negosiasinya, “kata Spicer, Jum’at (10/03), ketika ditanya tentang pengiriman senjata ke Ukraina.

Undang-undang Otorisasi Pertahanan Nasional AS di bawah pemerintahan Obama menyediakan dana dan kewenangan bagi Presiden Amerika Serikat untuk mengirim “senjata defensif mematikan” ke Ukraina. Para pejabat Rusia telah berulang kali memperingatkan bahwa tindakan Amerika Serikat menyuntikkan senjata ke konflik Ukraina hanya akan meningkat krisis.

Juru bicara Gedung Putih juga menegaskan posisi Administrasi Trump bahwa sanksi anti-Rusia akan tetap ada sampai situasi di Krimea teratasi. (Voai)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment