Trump Restui Kongres AS Suplai Rudal Anti Pesawat ke Oposisi Suriah

VOA-ISLAMNEWS.COM, WASHINGTON – Kongres AS telah memutuskan untuk menyuplai rudal anti-pesawat bagi kelompok oposisi bersenjata Suriah. DPR AS dengan restu dari presiden Donald Trump telah menyetujui untuk memasok rudal anti-pesawat kepada kelompok oposisi bersenjata Suriah. (Baca: Ramzan Kadyrov; Oposisi Suriah Harus Tolak Rongrongan Amerika)

Dilaporkan bahwa DPR AS pada hari jumat (07/04) telah mengeluarkan keputusan dibawah otoritas pemerintahannya untuk mengirimkan rudal anti pesawat berjenis Manbad kepada kelompok oposisi bersenjata Suriah sebagaimana yang dituliskan Russia Today.

Meskipun RUU yang disahkan mencakup beberapa pembatasan transfer senjata kontroversial tetapi RUU ini mengalami pergeseran signifikan terkait waktu dan tujuannya.

Surat kabar The Washington Post mengungkapkan bahwa materi RUU ini bertentangan dengan pedoman internasional yang dipegang oleh AS dan penyuplaian senjata kepada kelompok yang bukan merupakan negara ini menyebabkan kekhawatiran besar. (Baca: Moskow: Barat Salah Artikan Antara Teroris dan Oposisi di Suriah)

Selain itu,  hal ini juga menyisakan kekhawatiran akan jatuhnya senjata ini ke tangan pihak-pihak yang tidak tepat, akan tetapi RUU yang baru menyatakan bahwa suplai senjata ini menuntut dukungan bulat dari militer dan badan intelijen yang membuat RUU baru ini menjadi ancaman besar.

Sejak tahun 2012, RUU yang dikenal dengan nama “UU Otoritas Pertahanan Nasional” tidak menyebutkan tentang senjata ini, dan versi ini telah disetujui oleh DPR pada bulan Mei lalu termasuk materi yang melarang dengan jelas alokasi dana untuk mengirim Manbad untuk pihak-pihak yang berperang di Suriah, akan tetapi bagian ini dihapuskan dan dirubah dengan materi UU yang sekarang setelah pertemuan DPR dan Senat AS untuk menghapus kesenjangan dalam penerapannya, dan diketahui bahwa versi UU ini disetujui oleh Senat pada bulan Juni dan tidak menyebutkan tentang rudal Manbad. (Baca: Jurnalis AS: Separuh Senjata Amerika Jatuh Ke Tangan Teroris Jabhah Al-Nusra)

Seorang juru bicara Komite Angkatan Bersenjata di DPR Amerika menjelaskan bahwa “yang memprihatinkan adalah pengiriman rudal Manbad ke Suriah merupakan hal yang sangat berbahaya”. Akan tetapi “situasi di Suriah terus bergerak ke titik dimana mereka ingin menerapkan pilihan yang diinginkan komandan militer mereka”. (Voai)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment