18 Warga Sipil yang Dijadikan Perisai Manusia oleh ISIS Tewas di Mosul

VOA-ISLAMNEWS.COM, IRAK – Sebuuah sumber keamanan Irak mengatakan kepada wartawan Sputnik pada hari selasa (25/04) bahwa 18 warga sipil yang digunakan ISIS sebagai perisai manusia yang mayoritas adalah anak-anak dan wanita telah tewas dalam pertempuran sengit yang terjadi dengan pasukan Irak yang telah bergerak maju di pantai kanan dari pusat Nineveh, Irak utara. (Baca: Teroris ISIS Hentikan Gaji Anggotanya Karena Bangkrut)

Menurut sumber yang tidak ingin disebutkan identitasnya ini, mengatakan bahwa sejumlah warga sipil terperangkap dalam pertempuran yang terjadi antara pasukan federal Irak dengan organisasi teroris ISIS ini, di mana para teroris ISIS ini memanfaatkan kondisi ini dengan menggunakan anak-anak dan wanita sebagai perisai manusia hanya untuk melindungi diri mereka dari pasukan Irak di wilayah Bab Laksh di wilayah al-Qodimah di pantai kanan Mosul pada hari senin lalu (24/04).

Sementara itu, polisi federal Irak pada hari selasa (25/04) telah mengumumkan pembebasan 260.000 warga sipil di kota al-Qodimah, Mosul, dimana para teroris ISIS juga menggunakan mereka sebagai perisai manusia.

Kepala polisi federal, Komandan Raed Jawdat dalam keterangan pers yang diperoleh wartawan kami pada selasa (25/04) mengatakan bahwa pasukan irak telah mebebaskan 260.000 warga sipil dan 4.500 orang yang telah ditahan ISIS di kota al-Qodimah, Mosul yang juga dimanfaatkan sebagai perisai manusia. (Baca: Dihajar Tentara Irak, Para Pemimpin Teroris ISIS Mosul Melarikan Diri ke Saudi)

Selain itu, Jawdat menegaskan bahwa stasiun pemompa air, listrik dan pengolahan limbah telah beroperasi kembali serta mereka juga membuka kembali kantor kepolisian, klinik kesehatan dan sekolah-sekolah di wilayah yang telah dibebaskan, seperti dilansir Arabic.SputnikNews (25/04).

Pasukan Irak telah memulai operasi militernya untuk merebut kembali wilayah pantai kanan Mosul yang merupakan pusat Nineveh setelah keberhasilannya membebaskan wilayah pantai kiri Mosul dalam operasi militer “Qadimun Ya Nineveh”. (Voai)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment