Presiden Trump akan Bertindak Lebih Jauh Pasca Serangan Suriah

VOA-ISLAMNEWS.COM, WASHINGTON DC – Bertindak di bawah mandat 1973 RUU War Powers Resolution, Presiden AS Donald Trump mengajukan penjelasan tertulis kepada Kongres atas serangan rudal hari Jumat ke Suriah.

“Saya bertindak dalam keamanan nasional dan kebijakan luar negeri kepentingan vital Amerika Serikat, sesuai dengan kewenangan konstitusional saya untuk melakukan hubungan luar negeri dan sebagai Panglima dan Komandan Eksekutif,” tulis Trump sebagaimana dilaporkan Sputnik, Sabtu (08/04) mengutip laporan The Hill.

Surat yang ditujukan ke Ketua DPR Paul Ryan (R-WI) dan Senator Orrin Hatch (R-UT) itu juga menyatakan bahwa, “Amerika Serikat akan mengambil tindakan tambahan, yang diperlukan dan tepat, untuk kepentingan nasional penting ke depan.”

Sebelumnya dalam pidato kepada rakyat Amerika di televisi segera setelah serangan udara AS, Trump mengatakan, “Malam ini aku memerintahkan serangan militer menargetkan lapangan udara di Suriah dari mana serangan kimia diluncurkan. Hal ini menyangkut kepentingan vital keamanan nasional Amerika Serikat untuk menahan dan mencegah penyebaran dan penggunaan senjata kimia mematikan.”

Dalam pidatonya itu Trump terus menuduh Damaskus meluncurkan senjata kimia meski pemerintahan Assad telah berungkali menolak tuduhan tersebut.

Sesuai amanat Nixon dalam War Powers Resolution, seorang presiden harus menyerahkan pembenaran atas perintah penggunaan kekuatan dalam jangka waktu 48 jam. (VOAI)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment